Minggu, 12 Juli 2015

MESKI



Meski dinding hati taklagi kokoh


Sapa senja dalam kesunyian


Berdiri menopang risau dalam belenggu


Aku dengan hati yang luka.



    Berseru dalam rintaian kalbu


  Merindumu sudah menyiksaku


  Kau tambah dengan celoteh luka yang tak palsu


   Sakit…


Jalanku tak bersua dengan bintang


Yang meminta kejoranya pergi


Masih dengan kekesalan


Aku membenci bintangku :’)


 Masih dengan selimut duka 
aku kini membencimu :')

Serang, 13 Juli 2015 
 Teti Sukma

Jumat, 26 Juni 2015

MASIH TETAP KAMU


Sajak pilu…

Aku tetap berdiri di atas karang di laut biru

Masih tetap dengan langit yang sama

Dan rasa yang belum berubah

Aku masih tetap megingatmu di sudut asa

Terombang ambing degan membawa kata rindu


Berlari..


Berlari ingin sekali berlari

Aku ingin menghilang

Enyah dalam pikiran 

Agar kau tau betapa rindu ini menusuk ingiku


Ya ..


Mungkin rasa kita memang berakhir        

Tapi ketahulah hati tetap masih denganmu
Degan kamu sang satya berlensa kaca 
Aku masih tetap sama
Hanya kau yang kini berbeda

Satu jalan menuju sang surya ..



-Pagi Kelabu-

Masih degan rasa yang masih tertinggal

Serang, 27 Juni 2015

Teti Sukma

Minggu, 14 Desember 2014

Assalamualaikum Senjaku :')



Teruntuk engkau sang satya berjubah mentari yang terbenam…

     RESAHHH,,,

 Kembali ke pangkuan sang nestapa

 Entah ombak dari jelaga cinta kapan kembali



Merona asa dalam karma yang merayu

Bisakah kau berbalik dalam lamunku

Jangan hanya tersenyum dalam topeng sang pelipur

     

Aku lelah dengan rasa yang tak bertepi

Sedang engkau menanti bulan yang lain

Bukan denganku…

Dengan dia yang bahkan tak menunggumu..



 Aku berlari ..

Lariku dari kenyataan pahit yang berkaca fakta

Aku masih dengan kegalauan…

menunggu takdir kembali…



 Pagi Kelabu
Aku yang masih menunggu mu dalam kabut penantian 
Serang 15 Desember 2014
TETI SUKMA

Minggu, 16 November 2014

PERIH

Ketika rapuh bertamu di gerbang hati
Membawa singgahsana sang jingga dalam elegi
kau sayat hatiku dengan sembilu

Perihhh...

Berkecamuk meronta tiada daya
hening, Kau dan aku
Bukan Jalan yang sama seperti dulu
kita yang kini saling menjauh


Mencoba jalani semua yg baru
aku tanpamu...
kau tanpaku..
bersama kenangan kita 
Masih dengan rasa yang dulu
Tanpa kata tanpa makna :')

                    - Malam kelam-

-Masih disini di tempat kenangan kita (SERANG)- <3
          
                                                 Serang, 16 November 2014
                                                         -Teti Sukma-

Senin, 29 September 2014

Hati yang patah

Tergores...

Bentang dalam nestapa di ujung jingga

meronta tanpa kata tanpa makna
bergemuyu dalam jubah persimpangan
renyuh tanpa kepastian...

Laraku semakin menyeru di tepi jelaga

berlari seolah menerpa kenangan lalu
goyah ketika sukma taklagi sekata
ingatkan kau dalam sabda sang amore...

Ganas pertarungan hati yang menggebu
ingin pergi dari padang fana yang mulai sendu
kini aku sepi menjadi kaca
lunglai dalam kepingan hati yang mulai berserak...

Udara penuh rasa curiga
laut mulai berkilat-kilat 
tapi cintamu tak lagi bersandar
dengan berpaut harapan palsu...



                                   Siang kelabu

            -aku dengan sejuta harapan yg tak kau gubris-
       Masih dalam sepi aku merindumu dalam kelamnya rasa
                              

                                                Serang , 29 September 2014 (14:29)
                                                            -Teti Sukma-

Senin, 01 September 2014

Rinduku Di Sabang Bumi Pertiwi

Amboi !!..

Sorak merpati di langit berawan
Masih di tepi jalan kenanga
Aku berdiri di sudut lamun
Menyapa mu di kala jingga dalam elegi


Salam rindu teruntuk sang laki
Berlensa kaca di sabang bumi pertiwi
Aku masih menunggumu dalam jubah berpautan
Terbentang dinding jarak dalam sabda pelita ratu


Ku sampaikan rasa dalam jiwa dalam sebongkah asa
Tak bertepi sampai sepi
Kau yang masih berlayar di serambi mekkah
Ingatkan memori dalam goresan hati


Secarik kertas bertinta hitam
Ku tulis namamu di sudut hatiku
Bukan dengan lara
Atau bahkan hati yang berduka
Tapi dengan rasa, rasa dalam selebar sastra…

                           -Petang berbintang -

      Rindu masih tersemat di sudut lara dalam kesenyapan
         Aku yang masih merindumu di tanah banten 
                      
                               Serang, 1 september 2014 ( 19:48)
                                      -Teti Sukma-